Full width home advertisement

Jerawat merupakan masalah kulit yang sangat umum terjadi pada setiap orang, dan tentu tidak memandang usia. Tapi kebanyakan masalah jerawat terjadi pada saat seseorang beranjak dewasa, usia remaja, ya, usia remaja tentu dapat dikaitkan ketika mereka masih duduk di bangku smp sampai smu, sering kita melihat banyak pelajar smp dan sma, baik laki-laki maupun perempuan memiliki jerawat sebagai pemanis di wajah mereka, jika masih satu atau dua titik saja yang timbul tentu bukan masalah serius, tapi jika jerawat hampir merata di seluruh wajah, hal ini tentu akan membuat risih dan menurunkan rasa percaya diri, dan remaja putri biasanya memberikan perhatian lebih untuk masalah jerawat ini.

Penyebab Munculnya Jerawat

Masalah jerawat ini dapat tiba-tiba tumbuh diwajah disebabkan oleh 4 faktor ya,

1. Perubahan Hormon

Seperti telah penulis singgung diatas, jerawat sangat umum terjadi pada kalangan usia remaja, dikarenakan adanya perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh, bagi remaja putri, perubahan hormone ini dapat diamati saat mentruasi sering diikuti dengan munculnya jerawat

2. Jenis Kulit

Jenis kulit di point ini bukan membahas warna kulit ya, karena untuk orang Indonesia sekalipun kulit nya putih atau agak hitam sedikit (tapi Hitam Manis ya ) tetep aja termasuk kategori berkulit coklat, maksud nya jenis kulit yang berminyak, pada jenis kulit yang berminyak lebih dari rata-rata, maka jerawat dapat lebih mudah muncul.

3. Obat-obatan

Obat-obatan yang mengandung steroid, dan juga obat KB juga dapat menimbulkan Jerawat.

4. Kosmetik

Kosmetik / Produk kecantikan terdiri dari berbagai campuran bahan-bahan yang seringkali tidak cocok untuk kulit wajah, dan berakibat munculnya jerawat.
Terkait pada empat faktor yang umum ketika jerawat muncul diwajah, faktor dari luar tubuh juga berperan penting untuk mencegah atau mengobati jerawat, dan salah satunya adalah apa yang kita konsumsi setiap hari, beberapa jenis makanan dapat membantu proses penyembuhan jerawat, dan juga dapat memperparah jerawat itu sendiri. Jika anda sedang memiliki jerawat dan menganggap itu suatu masalah dan ingin mengobatinya, maka ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama proses mengobati jerawat tersebut.

Makanan yang sebaiknya dihindari saat mengobati jerawat

Setidaknya ada beberapa jenis makanan yang bisa dihindari dulu saat anda mengobati jerawat, hal ini perlu disikapi dengan bijak, karena ketika melakukan pengobatan jerawat ini, kemungkinan anda sudah mengeluarkan biaya yang lumayan, dan jangan sampai usaha yang telah dilakukan menjadi sia-sia hanya karena faktor makanan yang di konsumsi :

1. Keju

Jenis makanan ini siapa coba yang tidak suka, dengan citarasa yang unik, dan banyak variasi macamnya tentu sangat menggoda untuk memakannya, apalagi jika berbentuk martabak, hemmm, tapi, sebaiknya jangan dulu menkonsumsi ya untuk yang lagi proses pengobatan jerawat , karena keju memiliki kandungan Progesteron, progesteron dalam tubuh dapat memicu peningkatan kelenjar yang menghasilkan lemak, dan efeknya kulit anda akan lebih berminyak.

2. Cokelat

Makanan yang satu ini sepertinya akan sulit juga untuk dihindari karena banyak sekali variasinya, baik dalam kue atau dalam bentuk kemasan makanan ringan, sebaiknya hindari dulu mengkonsumsi cokelat, karena memiliki kandungan gula serta lemak yang cukup tinggi.

3. Gorengan atau makanan yang digoreng

Jenis makanan ini umum dikenal gorengan, berbentuk tempe goreng, tahu goreng, pisang goreng, bakwan, empek-empek, dll masih banyak lagi, jenis makanan ini perlu dihindari karena mengandung minyak yang tinggi, beberapa orang memiliki kebiasaan ketika akan makan gorengan, terlebih dahulu memeras minyak didalamnya dengan menggunakan tissue, hal ini dilakukan supaya minyak dalam gorenga tersebut setidaknya berkurang.

4. Susu

Susu adalah minuman yang sangat baik untuk dikonsumsi, karena sebagai salah satu sumber kalsium dan terdapat berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh kita, tetapi ada pula beberapa kondisi dimana susu juga dilarang dikonsumsi terutama oleh dokter dalam penanganan suatu penyakit, dalam penanganan masalah jerawat, susu sebaiknya dihindari karena memiliki kadar lemak yang cukup tinggi yang dapat berpengaruh pada produksi minyak di kulit wajah.

5. Makanan yang terlalu manis (Gula)

Makanan atau minuman yang manis pasti dengan mudah kita temui setiap hari, dari mulai pagi hari kita akan beraktifitas pasti terbiasa minum teh hangat, atau susu, untuk laki-laki terbiasa minum kopi, dan makan kue yang rata-rata terasa manis, apalagi jika siang hari dan sangat terik, meminum segelas es manis akan sangat membantu menyegarkan tubuh, tapi, untuk yang masih mengobati jerawat bukan tidak boleh ya, tap menghindari sementara waktu, karena gula yang dikonsumsi berlebih akan menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat, dan berpengaruh ke kelenjar insulin yang dapat memicu kulit memproduksi minyak berlebih pada kulit.

6. Makanan cepat saji (Junk Food)

Mengandung keju, berlemak, sangat manis, kandunga utama dari tepung gandum, adalah ciri utama untuk makanan cepat saji, sering juga disebut makanan sampah, karena kandungan gizi pada makanan ini berkalori tinggi, yang dapat meningkatkan obesitas, jenis makanan ini pada sebuah studi juga dapat membuat seseorang kecanduan, hal ini disebabkan oleh hormone dopamine, maka sering kita temukan ada teman kita yang sangat suka dan wajib makan mie instan setiap hari. Secara umum sebaiknya menghindari makanan ini karena akan meningkatkan kadar gula dalam darah kita dan insulin juga dengan cepat, kadar insulin yang tinggi akan memicu hormon androgen meningkat dan akan menyebabkan kelenjar sebasea memproduksi minyak berlebih.

7. Makanan olahan dari biji-bijian

Jenis makanan ini juga lumayan banyak, contohnya seperti biscuit, roti tawar, cracker, sereal, dan masih banyak yang lain, yang jika dikonsumsi akan meningkatkan kadar insulin karena makanan jenis ini cenderung memiliki kadar gula yang tinggi. Makanan olahan biasa nya memiliki komposisi kalori dan karbohidrat yang tinggi, serta sedikit kandungan protein, dan kandungan serat sangat kecil, tentu karena sudah melalui proses pengolahan.

8. Minuman berkafein (Kopi)

Minum segelas kopi pada pagi hari rasanya enak, apalgi ditemani pisang atau singkong goreng, hemmm, tapi hindari dulu minum kopi saat anda dalam perawatan penyembuhan jerawat, karena dalam kopi terdapat kafein, karena kafein dalam tubuh dapat menyebabkan dehidrasi karena terdapat kandungan diuretic alami, kemudian kadar asam dalam lambung naik, karena keasaman yang tinggi inilah penyebab utama dehidrasi dan memicu tumbuhnya jerawat.
Dari empat faktor penyebab jerawat dan delapan jenis makanan yang sebaiknya anda hindari selama proses perawatan jerawat agar sembuh, kedepan jenis makanan bukannya tidak bokeh dikonsumsi, tapi hanya sementara waktu, adapun jika ada situasi tertentu sehingga anda mengkonsumsi dari 8 jenis makanan diatas maka sebaiknya dalam jumlah yang wajar saja.
Mudah-mudahan apa artikel ini bisa memberikan informasi yang bermanfaat, dan apabila ada pertanyaan bisa disampaikan dikolom komentar ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik

Bottom Ad [Post Page]