Full width home advertisement

Manfaat tanaman herbal kitolod untuk kesehatan mata
Image : Tanaman Kitolod
Dulu, sekitar tahun 2006, penulis pernah melakukan kegiatan yaitu jalan kaki, kalo dihitung sekitar 3 hari dan 2 malam, menyusuri jalan lintas yang cukup ramai dengan kendaraan, dan jalan berdebu bercampur asap knalpot, cocok untuk membuat mata yang lelah ini sering di kucek, efek pada mata saat melakukan perjalanan itu memang kotoran pada mata sangat banyak, kalo bahasa orang jawa, namanya “Belek”.

Pada hari ketiga sore harinya, yaitu tepat sebelum titik finish perjalanan kami, oleh kakak dan abang panitia kami di berhentikan pada sebuah pos, terlihat aktifitas santai beberapa teman untuk beristirahat, dan ada sebagian yang baru keluar dari tenda, terlihat beberapa mata kawan saya berwarna sangat merah dan banyak mengeluarkan air mata, saya pun heran waktu itu, apa habis kena omel sampe nangis, tapi masak cowok dan cewek sama aja.

Dan, giliran saya pun tiba, dipanggil oleh kakak panitia, dan disuruh duduk dengan rileks, sambil ngobrol santai dia menanyakan kondisi saya, apakah baik baik saja, dan saya jawab iya. Lalu dengan santai ia memberi tahu akan meneteskan ramuan herbal dari tanaman untuk membuat mata saya bersih kembali setelah berjalan cukup jauh, saya sih oke oke saja, karena memang kondisi mata juga agak perih karena debu dan kotoran lain yang menempel dan akibat sering dikucek.

Semuanya tampak baik baik saja, sampai kakak panitia mengambil sebuah gelas bekas air minum yang diatasnya ada beberapa bunga bunga kecil berwarna putih, dengan menggunakan bekas sedotan air kemasan, diteteskan lah beberapa tetes air rendaman dari bunga tersebut. Dan …..???

Setelah air itu menetes dimata, sungguh bagai disambar petir ya, mata saya langsung terasa sangat panas, dan tak sanggup melihat, ditahan bagaimanapun rasa panasnya sangat dahsyat, hingga air mata lancar betul mengalir deras, beda banget sama orang lagi nangis, dan karena deras, sampe dikasih tissue untuk mengelap air mata yang ada di pipi, dan bagian mata yang terasa sangat panas itu gk boleh disentuh, panas pada mata yang saya rasakan hampir 5 menit, oh, dalam hati masih bisa ngeliat lagi enggak ini nanti, nyesel mau aja di tetesin tapi udah kadung, mau gimana lagi.

Saat saya masih menderita karena panasnya mata akibat campuran air dan bunga entah apa namanya, kakak panitia itu menjelaskan bahwa itu adalah ramuan herbal tradisional untuk membersihkan mata dari kotoran, memang akan terasa panas tapi enggak lama, dan benar saja, setelah rasa panas dimata saya sudah berkurang dan saya sering mengedipkan mata agar air mata cepat keluar, tak lama sekitar 5 menit, mata saya berangsur angsur dapat melihat kembali, walaupun masih terasa agak panas, tapi sangat terasa betul di badan segar kembali, dan penglihatan terang, dan saya lihat tissue yang saya pakai untuk mengusap air mata, tampak sangat kotor, efek langsung terlihat yaitu mata saya sangat merah, persis seperti mata teman teman yang melakukan hal yang sama, setelah selesai dan keluar tenda dan berkumpul dengan teman yang sudah ditetesi air dicampur daun dan bunga itu, canda tawa pun terlepas tentang bagaimana ngeri nya proses tadi dan takut kalo gk bisa nge liat lagi, itulah yang jadi bahan candaan kami.

Itulah sekelumit pengalaman pribadi penulis tentang tanaman atau bunga kitolod, yang banyak juga orang di berbagai daerah di indonesia yang menyebut sebagai bunga katarak atau bunga korejat, waktu itu emang belum tau manfaat Bunga kitolod itu untuk apa, karena masih unyu2. karena sekarang udah tau, maka saya ingin berbagi informasi yang mudah mudahan lengkap supaya bisa menambah pengetahuan anda juga ya.

Baca juga : cara merawat wajah secara alami dengan daun jambu biji


Kembang atau bunga Kitolod

Daun dan bunga kitolod dalam gelas
Image : Daun dan bunga Kitolod

Kembang kitolod, atau daun katarak merupakan sejenis tanaman berbunga yang sangat mudah sekali tumbuh terutama pada daerah lembab, bertekstur tanah agak basah, biasa tumbuh pada areal pekarangan rumah, pinggir kolam, kebun belakang rumah, dekat siring, sungai, pokoknya mudah tumbuh deh, gak perlu sampe dibudidayakan, seringkali kalo kita lagi nggak butuh sama tanaman ini, buanyak terlihat dimana mana, tapi kalo pas lagi butuh, baru deh ngilang. Tapi secara umum, tanaman ini menurut kebanyakan orang enggak terlalu penting, soalnya jarang digunakan karena informasi yang beredar masih simpang siur, ada yang bilang bagus, banyak yang bilang jangan, terutama untuk mengobati beberapa penyakit yang akan penulis beberkan dibawah, sabar ya.

Tanaman bernama Kitolod ini, daun tolod (sunda), memiliki nama ilmiah juga lho, nama nya Isotoma longiflora Presi, kembang atau Bunga dari tanaman kitolod ini berwarna putih, dengan tangkai bunga yang lumayan panjang sekitar 5 cm, akan muncul Bunga pada bagian ketiak daun jika memang sudah saatnya berbunga, ciri lain nya berdaun tunggal, kalo liat difoto pasti dah jelas bangetlah, kalo anda melihat ada disekitar anda tumbuh pasti tau.

Mengenai manfaat tanaman ini apakah dapat dimanfaatkan sebagai obat, ada referensi yang bisa anda baca di http://eprints.ums.ac.id/48514/5/BAB%20I.pdf, bahwa dapat diambil kesimpulan bahwa tanaman ini dapat digunakan sebagai tanaman obat.

Heemm, jika anda sudah search di internet dan mencari manfaat daun kitolod anda akan mendapat informasi yang beragam, tentang boleh dan tidak bolehnya tanaman ini digunakan sebagai obat herbal, karena dalam aplikasi di masyarakat, baru sebatas digunakan untuk permasalahan pada mata.

Kandungan Kitolod dalam pengobatan tradisional

Meskipun penelitian tentang tanaman ini masih sedikit, tapi udah banyak buku yang dituliskan tentang kandungan dan manfaat tanaman ini sebagai obat, pada kitolod yang banyak dimanfaatkan sebagai obat adalah bagian daun dan bunga.

Persepsi yang muncul dimasyarakat tentang tanaman ini masih beragam, hal yang nyata telah penulis alami adalah sesuai pengalaman yang penulis ceritakan diatas. Menurut salah satu penelitian yang penulis kutip, anda bisa melihat di http://repository.wima.ac.id/7739/2/BAB%201.pdf, menyimpulkan bahwa daun dan bunga kitolod merupakan obat tradisional yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit mata, diantaranya, katarak.

Pengobatan katarak dengan menggunakan zat aktif dari tanaman kitolod berupa golongan saponins dan flavonoid yang terdiri dari gugus aglikon yakni kuersetin dan glikosida, dimana kandungan dari tanaman kitolod tersebut dapat memperbaiki jaringan mata serta golongan saponin yang memiliki kandungan antioksidan yang dapat memperbaiki pembuluh darah di area mata sehingga proses kekeruhan yang terjadi luas areanya dapat di minimalkan.

Baca juga : Manfaat Asam Jawa untuk Obati Jerawat

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapat hasil uji fitokimia ekstrak etanol daun dan bunga kitolod positif mengandung alkaloid, saponin, flavonoid, dan tanin. Daun kitolod memiliki kandungan senyawa alkaloid, saponin, flavonoida, dan polifenol. bagian tanaman yang lain memiliki efek antiradang, antineoplastik atau antikanker, anti inflamasi atau anti peradangan, analgesik atau penghilang rasa nyeri serta hemostatik atau menghentikan pendarahan.

Dalam pengobatan tradisional, daun dan bunga kitolod banyak digunakan sebagai alternatif untuk obat herbal untuk mata, seperti yang telah saya ceritakan diatas, penggunaan daun dan bunga kitolod baru sebatas disekitaran mata saja, dan cara nya pun sangat mudah hanya di teteskan saja, kandungan air dari kitolod yang diteteskan bisa mengobati kebutaan, mencegah dan mengobati iritasi mata, serta mengobati katarak, mata minus, dan rabun.

Manfaat lain tanaman Kitolod

Kitolod bunga dan daun
Image : tanaman herbal Kitolod untuk mata

Dari beberapa referensi buku, ternyata daun dan bunga kitolod bermanfaat untuk mengobati beberapa gangguan kesehatan yang timbul, yaitu
1. Penyegar mulut dan tenggorokan
2. Mengobati iritasi kulit
3. Mengobati luka yang disertai peradangan
4. Mencegah gangguan peradangan
5. Meredakan sakit gigi
6. Mengobati asma
7. Obat anti kanker
8. Obat sifilis

Kitolod mengandung racun

Tak semua bagian tanaman kitolod ini bermanfaat, ada bagian dari tanaman ini yang memang mengandung racun, yaitu getahnya, oleh sebab itu pastikan jika anda ingin menggunakan tanaman ini untuk pengobatan, pastikan getah tanaman ini sudah tidak ada.

Baca juga : Manfaat Pegagan untuk Kesehatan dan Kecantikan

Khasiat Kitolod

Tanaman Kitolod sudah sejak lama digunakan oleh masyarakat kita terutama untuk mengobati masalah atau penyakit terutama pada bagian mata, tanaman ini termasuk kategori tanaman herbal karena memang kandungan yang sudah melalui proses penelitian menunjukkan adanya berbagai kandungan senyawa yang bermanfaat bagi organ tubuh.

Penelitian lebih lanjut tentang tanaman ini menyimpulkan manfaat lain yaitu sebagai anti kanker karena adanya kandungan Flavonoid. Hal ini berdasarkan penelitian yang bisa anda baca disini http://eprints.ums.ac.id/48514/5/BAB%20I.pdf,

Cara pakai obat herbal Kitolod

Penggunaan tanaman herbal kitolod dalam pengobatan tradisional tidak lah sulit, anda dapat menggunakan tanaman dalam bentuk segar seperti tumbukan, perasan, seduhan, dan rebusan, aplikasi yang paling mudah pada untuk pengobatan pada mata adalah cukup dengan mengambil bunga kitolod yang bersih, kemudian masukkan ke dalam gelas berisi air, diam kan kurang lebih 30 menit, lalu gunakan air tadi untuk diteteskan ke bagian mata, sekitar 3 tetes, efek akan langsung dirasakan yaitu mata akan menjadi sangat perih dan panas, dan akan banyak mengeluarkan air mata yang bercampur dengan kotoran, efek lain adalah sesudah ditetesi mata akan berwarna merah.

Kesimpulan

Memanfaatkan tanaman kitolod sudah sejak lama dilakukan oleh masyarakat kita, meskipun hanya cerita turun temurun, tapi banyak masyarakat yang percaya bahwa daun dan bunga kitolod dapat membantu mengatasi permasalahan yang timbul dimata, meskipun terkadang ada pihak pihak yang pro dan kontra, tapi, beberapa penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa tanaman ini bermanfaat untuk mengobati penyakit seperti kanker dan tumor.

Baca juga : Manfaat daun pegagan untuk jerawat

Saya secara pribadi sudah memiliki pengalaman yang saya ceritakan diatas, tapi jika anda berniat untuk menggunakan tanaman ini sebagai obat herbal, pastikan anda sudah yakin dengan apa yang anda lakukan, atau berkonsultasilah terlebih dahulu dengan tenaga medis untuk mendapat pengetahuan yang tepat untuk kondisi kesehatan anda, terima kasih, semoga artikel ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentar yang baik

Bottom Ad [Post Page]